WHAT'S THAT FAST FASHION ???
FAST FASHION
By
Studi Lingkungan Hidup MARABUNTA
Apakah kalian pernah mendengar
istilah "Fast Fashion"?
Anda perlu mengetahui bahwa "Fast Fashion" sangat
erat kaitannya dengan "Limbah Fashion". Fast Fashion menjadi salah
satu penyebab terbesar polusi limbah fashion yang dapat merusak lingkungan,
seperti polusi air, tanah, maupun penghasil gas emisi rumah kaca yang dapat
menyebabkan climate change (perubahan iklim).
Apa Itu Fast Fashion?
Fast Fashion merupakan istilah
yang digunakan oleh industri tekstil yang memiliki berbagai model fashion yang
silih berganti dalam waktu yang sangat singkat, serta menggunakan bahan baku
yang berkualitas buruk, sehingga tidak tahan lama.
Misalnya ketika musim panas, industri fast fashion akan
memproduksi pakaian musim panas. Dalam waktu yang singkat, mereka akan
memproduksi pakaian untuk musim dingin ketika musim dingin datang. Bahkan saat
ini, kebanyakan industri fast fashion memproduksi hingga 42 model fashion dalam
waktu 1 tahun.
Laporan International Union for
Conservation of Nature tahun 2017 menunjukkan bahwa tekstil akan menjadi sumber
polusi mikroplastik laut terbesar di dunia. Lantas bagaimana dengan di
Indonesia?
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik
(BPS) tahun 2019 menunjukkan bahwa produksi industri pakaian mengalami
pertumbuhan signifikan sebesar 15,29 persen.
Deputi Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian
Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
(Bappenas), Arifin Rudiyanto mengatakan, Indonesia menghasilkan 2,3 juta ton
limbah tekstil atau setara dengan 12 persen dari limbah rumah tangga, yang mana
menurut data dari SIPSN KLHK per tahun 2021.
“Kontribusi limbah rumah tangga terhadap komposisi sampah
keseluruhan mencapai 42,12 persen . Namun dari keseluruhan limbah tekstil
tersebut, hanya 0,3 juta ton limbah tekstil yang didaur ulang,” kata Arifin
melalui siaran pers, Rabu (23/2/2022).
Apa saja sih dampak buruk yang
ditimbulkan dari Fast Fashion pada lingkungan?
- Industri Fast Fashion biasanya menggunakan pewarna tekstil yang murah dan berbahaya, sehingga menyebabkan pencemaran air dan beresiko terhadap kesehatan manusia.
-Poliester adalah salah satu bahan baku yang banyak digunakan industri Fast Fashion yang berasal dari bahan baku fosil, sehingga saat dicuci akan menimbulkan serat mikro yang meningkatkan jumlah sampah plastik.
-Bahan katun yang digunakan biasanya dicampur dengan air dan pestisida dalam jumlah yang sangat banyak, sehingga dapat meningkatkan resiko kekeringan, menciptakan tekanan besar pada sumber air, serta menurunkan kualitas tanah.
-Industri Fast Fashion biasanya juga menjadi penyebab menurunnya jumlah populasi hewan, karena kebanyakan dari mereka juga memanfaatkan kulit binatang sebagai bahan baku dan tentunya akan dicampur dengan berbagai zat kimia. Seperti ular, macan, dan hewan lainnya.
Lantas, bagaimana cara mengatasi
dampak buruk dari Fast Fashion?
Ada beberapa hal yang bisa di
lakukan untuk mencegah dampak dari industri fast fashion, di antaranya adalah:
-Reuse Your Outfit
Untuk tampil lebih kekinian, kalian cukup memodifikasi kembali baju-baju yang sudah lama tidak terpakai.
-Thrifting (Beli Baju Bekas)
Kalian juga bisa mencoba untuk ramah lingkungan dengan cara membeli baju-baju bekas. Membeli baju bekas tentunya dapat mencegah pakaian-pakaian yang sudah tidak terpakai menjadi limbah. Selain itu, membeli baju bekas juga hemat di kantong, tapi jangan lupa ya untuk mencuci pakaian bekas terlebih dahulu sebelum digunakan.
-Riset
Jika memang ingin membeli baju baru, jangan lupa untuk melakukan riset terlebih dahulu mengenai merek yang akan dibeli dan pastikan merek tersebut menerapkan prinsip produksi yang berkelanjutan.
Referensi :
Utami,
S. F. (2019). Mengenal Fast Fashion dan Dampak yang Ditimbulkan. Zero Waste
Lifestyle. Diakses pada https://zerowaste.id/zero-waste-lifestyle/mengenal-fast-fashion-dan- dampak-yang-ditimbulkan/
Novitri, S. A. (2021). Fast Fashion, Bagaimana Dampak
dan Solusi yang Bisa Dilakukan?. Media Publication Green Info diakses pada https://greeneration.org/media/green-info/fast- fashion-bagaimana-dampak-dan-solusi-yang-bisa-dilakukan/
Putri, C. N. (2021). Jangan Disepelekan! Ini Dampak Fast
Fashion dan Perilaku Konsumtif pada Ancaman Limbah Pakaian. Parapuan diakses
pada
https://www.parapuan.co/amp/532798252/jangan-disepelekan-ini-dampak-fast-fashion-dan- perilaku-konsumtif-pada-ancaman-limbah-pakaian?page=3 https://money.kompas.com/read/2022/02/24/083300926/kurangi-limbah-tekstil-bappenasajak-industri-terapkan-konsep-fashion-sirkular?page=all#page2
Komentar
Posting Komentar